NEXT PROJECT – SAD ROMANCE SERIES

0. SOOWONester

1. BROKEN

1. BROKEN2. HURT

2. HURT3. EMPTY

3. EMPTY4. TRUST ME

4. TRUST ME

Iklan

Diproteksi: MINE (adult version)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

NIGHTMARE OF MY LIFE PART 9

noml

               TITLE                      : NIGHTMARE OF MY LIFE

AUTHOR              : SOOWONESTER

CAST                      : – Choi Sooyoung

– Choi Siwon

OTHER CAST :     -Victoria Song

– Sooyoung’s friend (Kwon Yuri, Im Yoona, Lee       Donghae, Lee Hyuk Jae, Hwang Chansung.)

– Amber (Sooyoung’s Sister) Kai (Siwon’s Brother)

-Jung Sisters (Jessica Jung & Krystal Jung)

GENRE  : Romance, Sad, Life.

RATED   : ALL AGES

Ps                           : Sorry kalo membosankan. Semoga kalian suka sama ffku ^_^

Author POV

Karena merasa di perhatikan, wanita tersebut yang sebelumnya bersikap acuh akhirnya menoleh ke arah Sooyoung dan mengernyitkan keningnya karena tidak suka. Seolah sadar akan keadaan, Sooyoung segera memberi salam dan membungkuk hormat. Wanita tersebut hanya mendecih karena dan bersikap tidak sopan.

“Siapa wanita ini?”, tanya Victoria dengan alis terangkat. Ya, nama wanita tersebut adalah Victoria. Siwon tidak menggubris ucapan Victoria, tetapi ia malah terus memandangi Sooyoung dengan tatapan mata yang penuh kekaguman.

“Kenapa masih berdiri di sana? Duduklah”, ucap Siwon dengan di akhiri senyum. Victoria yang melihat senyum dan perlakuan Siwon pada Sooyoung pun semakin heran. Ia merasa takjub sekaligus cemburu. Sedangkan Sooyoung yang mendengar perkataan Siwon akhirnya mengangguk dengan wajah yang memerah karena malu atas tingkah lakunya yang sedikit kikuk.

“Kau mengacuhkanku? Apa kau benar-benar tidak menyukai kehadiranku?”, tanya Victoria gusar. Siwon memandang Victoria dengan datar.

“Ya. Sebaiknya kau segera pergi dari kantorku. Aku masih banyak urusan”, jawab Siwon dingin. Mendengar ucapan Siwon tersebut, Victoria segera beranjak pergi dengan menghentakkan kakinya. Saat melewati Sooyoung, Victoria sempat memberikan tatapan membunuhnya.

Dengan tiba-tiba, Victoria membalikkan tubuhnya lalu melangkah ke arah Siwon. “Ah, aku rasa kau benar sayang. Lebih baik aku pulang dulu sekarang. Karena kau lagi sibuk ya kan? Aku bisa mengerti. Nanti hubungi aku ya kalau kau sudah tidak sibuk lagi”. Victoria mengedipkan matanya nakal dan tanpa di sangka-sangka ia mengecup pipi Siwon dengan cepat dan menimbulkan suara kecupan.

Sooyoung terpana dengan kejadian yang baru saja di saksikannya. Ia benar-benar bingung atas apa yang sebenarnya terjadi. Ia ingin sebuah alasan atas hal yang baru saja di lihatnya. Ini-ini benar-benar seperti sebuah misteri yang harus ia selidiki jika ia ingin merasa tenang. Ya, Sooyoung tidak tenang saat ini. Karena rasa cemburu?

“Sampai jumpa sayang”. Victoria melambai lalu kemudian menghilang di balik pintu. Siwon langsung menatap Sooyoung dengan tatapan bersalah.

“Sayang, aku bisa jelaskan semua ini. Aku…”, ucapan Siwon terhenti saat ia melihat Sooyoung yang mengacuhkannya. Dengan tubuh yang sedikit gemetar, Sooyoung segera menghadap layar komputernya dan melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai ia kerjakan kemarin.

Merasa di acuhkan, Siwon pun melangkah mendekati Sooyoung. “Ku mohon jangan salah paham”, ucap Siwon memohon sembari menggenggam tangan Sooyoung yang tengah berada di aas keyboard. Namun Sooyoung tetap mengacuhkan ucapan Siwon. Sooyoung bahkan tidak mau menatap mata Siwon secara langsung.

Karena merasa kesal, Siwon akhirnya meraih dagu Sooyoung dengan tiba-tiba sehingga dengan terpaksa Sooyoung pun menatap Siwon.

“Kau marah?”, tanya Siwon lembut sambil menatap kedua mata Sooyoung secara bergantian. Sooyoung hanya diam tak bergeming. Ia bahkan tidak mendengarkan apa yang di tanyakan oleh Siwon. Pikirannya sekarang sedang berisi oleh beragam pertanyaan yang ia sendiri tidak tau apa jawabannya.

“Baiklah, sekarang jelaskan apa yang sedang terjadi sebenarnya”, kata Sooyoung tegas. Siwon menghela nafas lega meski tidak sepenuhnya lega.

“Dia hanya salah satu dari wanita yang tergila-gila padaku. Tapi sayangnya aku tidak tertarik padanya apalagi setelah aku bertemu denganmu”, ucap Siwon dengan menggoda.

“Lanjutkan”, ucap Sooyoung dingin.

“Kau masih tidak percaya? Baiklah baiklah. Dia terus mengejarku tanpa lelah dan malu, dia melakukan segala cara untuk mendapatkanku. Tapi sekali lagi dia tidak beruntung karena aku tidak memperdulikan usahanya itu. Aku terlalu mencintaimu sehingga aku tidak bisa berpaling darimu”, jawab Siwon lalu mencium punggung tangan Sooyoung dengan mesra.

“Jadi kau tidak punya hubungan apapun dengannya?”, selidik Sooyoung. “Hmmm”, jawab Siwon acuh sambil terus mengelus tangan Sooyoung.

“Aku harap kau tidak berbohong”, lanjut Sooyoung. “Aku tidak bisa berbohong padamu sayang”. Seandainya bisa.

©NOML©

                Amber terbangun saat sinar matahari yang masuk dari jendela kamarnya hampir membakar kulitnya. Ia menyipitkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina matanya.

“Jam berapa sekarang?”, gumamnya serak. Saat ia menoleh ke arah jam beker di nakas tempat tidurnya, ia terlonjak kaget membuatnya hampir terjatuh dari ranjangnya.

“Jam sepuluh?!”, tanya Amber pada dirinya sendiri.

“Neechan!!! Kenapa kau tidak membangunkanku hah?!”, teriaknya seolah lupa bahwa hanya dia seorang diri di apartement tersebut. Dengan terburu-buru Amber memasuki kamar mandi dan secepat kilat ia telah selesai memakai pakaian bengkelnya. Amber benar-benar menepati ucapannya saat ia bilang bahwa ia ingin bekerja meskipun hanya seorang tukang bengkel.

“Astaga! Aku pasti akan di marahi oleh Chansung hyung!”, rutuknya pada diri sendiri.

Saat akan keluar, Amber melintasi ruang makan yang langsung merangkap dapur mini yang cantik. Diatas meja makan yang berkapasitas untk empat orang tersebut, terletak roti tawar bakar yang telah di olesi selai coklat kesukaannya. Amber tidak mungkin melewatkannya. Meskipun ia sangat berbanding terbalik dengan Sooyoung, tetapi mereka memiiki satu-satunya kesamaan. Yaitu tidak bisa menolak makanan. Hanya saja Sooyoung lebih anggun dalam menghadapi makanan. Tidak seperti Amber yang akan langsung menyosor seperti babi yang kelaparan.

“Ah! Neechan benar-benar baik!”, gumam Amber tidak jelas di karenakan mulutnya yang penuh. Ia melirik ke pinggir meja. Ada sebuah kotak bekal makanan yang di sediakan Sooyoung untuknya.

“Benar-benar perhatian”, cengir Amber senang. Sudah seminggu lebih Amber bekerja dan selama itu pula Sooyoung selalu membuatkannya bekal. Amber tidak menolak. Baginya itu adalah rejeki yang tidak boleh ia sia-siakan.

Setelah selesai, Amber langsung meraih kunci mobilnya dan bergegas berangkat menuju bengkel Chansung tempatnya bekerja.

©NOML©

                “Dasar wanita brengsek! Siapa dia sebenarnya? Kenapa Siwon menatapnya seperti tadi?”, rutuk Victoria geram. Victoria mengeluarkan poselnya lalu menelepon seseorang.

“Temui aku hari ini. Ada yang ingin ku bicarakan”.

“Oke!”, jawab seseorang di sebelah sana.

“Kenapa lama sekali?”, cecar Victoria saat melihat Krystal menghampirinya.

“Maafkan aku eonni. Aku ada sedikit urusan dengan perutku. Perutku bermasalah lagi”, jawab Krystal pelan.

“Hentikan diet burukmu itu. Lagi pula gadis sepertimu tidak akan pernah berhasil untuk diet”, ucap Victoria sinis.

“Lalu aku harus bagaimana? Kai akan semakin menjauhiku jika aku gemuk”, rajuk Krystal.

“Yah terserah kau saja. Oh ya, aku mengajakmu bertemu sekarang bukan untuk membicarakan masalahmu itu. Ada hal yang lebih penting lagi”, ucap Victoria misterius.

“Apa?”, tanya Krystal penasaran.

“Aku ingin kau menyelidiki seorang gadis yang menjadi sekretaris Siwon. Hari ini juga. Aku ingin tau informasinya malam ini juga”.

“Kenapa aku?”, tanya Krystal sebal.

“Kau tidak mau uang?”, bentak Victoria sinis.

“Hehehe. Tentu saja aku mau”.

“Lakukan saja apa kataku. Ini adalah hal mudah. Jadi aku tidak mau repot-repot karena hal seperti ini. Mengerti?”.

“Yap!”, sahut Krystal yakin. “By the way, aku mau pesan makanan ya eonni?”.

“Terserah! Kenapa harus bilang padaku? Jangan bilang kau ingin minta traktir”.

“Hehehe. Eonni seperti tidak tau saja”, jawab Krystal cengengesan.

“Dasar!”, desis Victoria sinis.

©NOML©

                “Entah sejak kapan aku merasakan perasaan seperti ini. Wanita ini benar-benar telah menguasaiku. Aku tidak menyangka akan seperti ini. Sepertinya aku benar benar jatuh cinta kali ini. Cinta yang tidak beruntung”, batin Siwon.

Sooyoung menoleh saat ia mendengar Siwon mendesah.

“Ada apa?”, tanyanya.

“Nde?”, tanya Siwon balik.

“Ada yang kau pikirkan?”, tanya Sooyoung lagi.

“Ya”.

“Apa?”.

“Kau”. Siwon menyeringai saat melihat ekspresi terkejut di wajah Sooyoung. Seringaiannya semakin lebar saat ia mendekati Sooyoung yang terlihat begitu gugup.

“Aku benar-benar merindukanmu sayang”, bisik Siwon mesra seraya mengangkat Sooyoung berdiri dan meraih tubuhnya.

“Aduh… Aku lapar sekali. Bagaimana kalau kita makan sekarang?”, ajak Sooyoung tiba-tiba.

“Benarkah? Tapi ini belum waktunya makan siang”, ujar Siwon heran.

“Iya aku tau. Tapi aku benar-benar lapar sekarang. Lagi pula aku sudah selesai menyelesaikan draft yang kau inginkan”, rayu Sooyoung. Sooyoung tidak mau jatuh kedalam pesona Siwon untuk kali ini saja. Entah kenapa. Ia merasa terlalu gugup untuk bermesraan kali ini.

©NOML©

                “Sepertinya kau tidak butuh makan siang lagi”, bisik Siwon penuh arti.

“Lalu?”. Sooyoung mengernyit mencoba untk memahami arti di balik kata-kata Siwon tersebut.

“Aku ingin melanjutkan kemesraan kita yang tertunda”, bisik Siwon mesra.

“Nde?”. Dengan tiba-tiba Siwon langsung mengurung Sooyoung ke dalam pelukannya dan meraih bibir Sooyoung dengan bibirnya. Darah Siwon menggelegak saat tubuh mereka begitu rapat dan ciuman mereka begitu liar.

Dengan kesadaran penuh Sooyoung melepaskan diri dari dekapan Siwon.

“Aku tidak mau melewati batas. Aku minta maaf”, ucap Sooyoung sambil menunduk. Ia kembali duduk di atas kursinya dengan tubuh gemetar.

“Ya sayang, aku tau itu. Aku hanya ingin bermesraan saja. Aku tidak akan melewati batas. Tapi aku tidak bisa berjanji. Kau terlalu menggoda untukku”, ucap Siwon di iringi deru nafasnya yang tidak teratur. Sooyoung memerah saat mendengar ucapan Siwon yang begitu jelas.

“Kembalilah bekerja”, usir Sooyoung halus. Siwon tersenyum menanggapinya.

“Baiklah cintaku”, balasnya sambil mengecup punggung tangan Sooyoung. Sooyoung begitu tersentuh atas perlakuan Siwon. Siwon sangat berbeda baginya. Lelaki itu dengan sangat mudah cepatnya mengambil alih hati Sooyoung. Tidak ada satupun lelaki yang seperti itu sebelumnya. Sooyoung sangat mencintai Siwon. Terlalu mencintainya. Dengan sangat mudah.

©NOML©

                Sooyoung menunggu Yuri di lobby kantor seorang diri. Ia telah melalui tanya jawab yang begitu panjang dengan Siwon demi permintaan Yuri ini. Yuri mengirimnya pesan singkat yang mengatakan bahwa ia ingin Sooyoung pulang bersamanya. Sooyoung heran dengan permintaan Yuri yang di rasa aneh olehnya.

Yuri dan beberapa sahabatnya sudah tau tentang hubungannya dengan Siwon. Dan Yuri juga tau bahwa selama ini ia selalu pulang bersama dengan Siwon dan ia tidak pernah protes akan hal itu. Tetapi sekarang ia memaksa Sooyoung untuk pulang bersamanya dan jika Sooyoung menolaknya ia mengancam tidak akan berteman dengan Sooyoung lagi. Tentu saja Sooyoung tidak mau hal itu terjadi. Yuri sudah seperti saudara kandung baginya. Mereka sudah bersahabat sangat lama. Bertahun-tahun.

“Soo”, Yuri menepuk pundak Sooyoung pelan membuat Sooyoung menoleh padanya.

“Mana Yoona?”, tanya Sooyoung. “Dia sudah pulang bersama Donghae”, jawab Yuri.

“Ayo kita pergi”, ajak Yuri datar membuat Sooyoung mengernyitkan keningnya. Namun ia tidak berminat untuk menanyakannya sekarang. Sooyoung lebih memilih berjalan beriringan mengikuti Yuri.

TBC

Kayaknya sepi banget yang baca ff ini 😦 apa ff ini sebegitu tidak menariknya? Aku harap kalian mau kasih saran buat ff ini. Aku nggak dapet2 keuntungan apa2 kok dari nulis ff ini yg ada malah sebaliknya. Jadi jgn takut buat kasih komentar kalian. Aku harap kita bisa kerja sama ok? 😉 Ini semua demi SOOWON 🙂

NIGHTMARE OF MY LIFE PART 8

noml

     TITLE                      : NIGHTMARE OF MY LIFE

AUTHOR              : SOOWONESTER

CAST                      : – Choi Sooyoung

– Choi Siwon

OTHER CAST :     – Kwon yuri

– Victoria Song

– Im Yoona

– Amber

– Lee Donghae, etc.

GENRE  : Romance, Sad, Life.

RATED   : ALL AGES

……….

Sooyoung pulang ke apartementnya dengan wajah yang berbinar-binar karena perasaan bahagia. Khas orang yang tengah jatuh cinta. Sooyoung sepertinya lupa bahwa di apartemennya ada penghuni lain selain dirinya. Yaitu Amber. Adik kandungnya.

Amber bersiul dengan maksud menggoda Sooyoung. Sooyoung menoleh dan langsung memasang tampang sebalnya pada Amber. Sedangkan Amber hanya memperlihatkan cengirannya yang membuat Sooyoung bertambah kesal.

©NOML©

                “Aku akan menetap di sini untuk mencari pekerjaan. Kau tau, ibu selalu merecokiku dengan segala sindirannya karena aku tidak bisa mandiri sepertimu. Benar-benar menyebalkan!”, gerutu Amber.

Mendengar itu, Sooyoung tergelak tawa karena senang. “Hahahahaha. Kau memang pantas mendapatkannya. Kau sangat pemalas dan nakal. Hanya bisa menyusahkan orang tua saja”, timpal Sooyoung.

“Huh! Dasar!”, dengus Amber sebal.

“Oh ya, memangnya kau mau kerja apa? Setauku kau tidak mempunyai keahlian apapun”, ejek Sooyoung meremehkan.

“YYA! Enak saja! Aku itu multitalent! Kau saja yang tidak tau!”, teriak Amber kesal.

“Woah!!! Benarkah? Entahlah aku tidak percaya itu”, ledek Sooyoung.

“Ya terserah kau saja. Apa kau membawa makanan? Aku lapar. Di sini tidak ada makanan sama sekali. Isi kulkasmu berisi bahan mentah semua”, gerutu Amber sambil sesekali mengelus perutnya.

“Lalu kenapa kau tidak masak? Aku tidak membawa makanan”, jawab Sooyoung enteng sambil sesekali meniupi cat kukunya agar cepat kering.

“Neechan kan tau kalau aku tidak bisa memasak”. Amber berkata dengan sangat pelan karena malu telah mengakui salah satu kekurangannya sebagai wanita.

“Hah, sudah kuduga”, cibir Sooyoung tak perduli.

“Ayolah neechan~~~ Apa kau tidak kasihan dengan adikmu yang tampan ini?”, trengek Amber akhirnya. Sooyoung menoleh dengan pandangan jijik.

“Baik-baik, aku akan memasak sekarang dan hentikan tampangmu yang menjijikan itu!”, tegas Sooyoung yang akhirnya melangkah menuju dapurnya.

©NOML©

                Setelah insiden di pagi hari yang membuat mereka menjadi sepasang kekasih itu terjadi, hubungan Sooyoung dan Siwon semakin dekat. Seringkali Siwon mencuri-curi kesempatan untuk sekedar mengecup pipi atau bibir Sooyoung yang akhirnya berakhir dengan kekesalan Sooyoung.

Sooyoung POV

Aku benar-benar tidak akan menyangka bahwa sekarang aku dan Siwon o-o-oppa. Aishh menyebutnya oppa saja aku gugup begini, bagaimana mungkin aku bisa menjadi kekasihnya. Menjalin hubungan dengannya serasa menjalin hubungan untuk pertama kalinya. Begitu banyak kecanggungan yang ku rasakan. Seperti pertama kali pacaran saja!

Tapi aku berani bertaruh, bahwa ini sangat menyenangkan! Benar-benar menyenangkan! Bahkan tidak ada bandingannya dengan cinta pertamaku. Rasanya ingin selalu tersenyum hingga tertawa tidak jelas. Aku benar-benar bahagia! Aku tidak tau jika mencintai seseorang dengan sepenuh hati sangatlah menyenangkan. Apalagi jika perasaan itu terbalas. Aku benar-benar mencintaimu Siwon oppa! Hingga rasanya aku akan gila karenanya.

©NOML©

                Aku bergegas menuju lift agar tidak terlambat. Pagi ini aku sudah di buat pusing oleh Amber yang terus-menerus menangis karena kedatangan tamu yang di bencinya. Hah! Anak itu membuat khawatir saja! Ku kira ia sakit perut atau apa. Tapi ternyata…

flashback on

“Huahhhhh!!! Neechan! Huuu~~~ Kenapa ini harus terjadi lagi? Aku benar-benar benci ini! Oh no! Brengsek! Kenapa kau harus hadir dalam hidupku? Hah?! Kenapa???”.

Ku dengar teriakan Amber dari kamarnya yang berada di sebelah kamarku. Karena khawatir aku pun segera bergegas ke kamarnya. Aku bahkan masih memakai kimono mandiku.

“Ada apa? Apa yang terjadi?”, tanyaku di ambang pintu kamarnya. Bukannya menjawab pertanyaanku, Amber malah berjalan ke arahku dengan tampang yang sangat menyedihkan. “Hei! Ada apa denganmu?”, tanyaku lagi. Tapi dengan tiba-tiba, Amber langsung memelukku dengan erat dan menangis sesenggukkan. Astaga! Apa yang terjadi dengannya? Baru kali ini aku melihatnya menangis.

“Cup cup cup cup. Sebenarnya apa yang terjadi hem? Katakan pada neechan”, kataku lembut. Aku benar-benar khawatir sekarang.

Setelah cukup lama menangis, akhirnya Amber mendongak__karena tubuhnya tidak setinggi tubuhku__menatapku. Matanya memerah dengan hidung yang mengeluarkan ingus. Sesungguhnya aku jijik melihatnya, tetapi rasa khawatirku lebih besar dari rasa jijikku.

“Aku berdarah lagi neechan… huahhhh”.

“Apa? Di mana? Apakah sangat parah?”. Astaga! Adikku terluka? Bagaimana bisa?

“Di sini…”, jawabnya sambil menunjuk ke area selangkangannya. Mwo?

“Di sana?”, tanyaku memastikan. Amber mengangguk.

“Bagaimana bisa? Ayo buka celanamu! Aku akan memeriksanya”, perintahku.

“YYA! Kau gila? Aku tidak mau!”, teriaknya.

Apa-apaan anak ini? Bukankah dia bilang dia sedang terluka?

“Bagaimana aku tahu seberapa parah lukamu jika aku tidak melihatnya. Ayo cepat buka celanamu!”. Lagi-lagi dia menggeleng. “Bukan itu maksudku. Aku berdarah bulanan!”, jawabnya.

“Mwoya? Berdarah bulanan?”, lagi-lagi dia mengangguk. “Menstruasi maksudmu?”,tanyaku memastikan. “Ne”, jawabnya sambil menganggukkan kepalanya lagi. Langsung saja ku jitak kepalanya itu membuatnya mengaduh kesakitan.

“YYA! Neechan!”, teriaknya marah.

“Kau tau? Jantungku rasanya ingin keluar karena khawatir. Dan sekarang ini yang terjadi? Benar-benar!”. Aku benar-benar kesal karenanya.

flashback off

Aku berdiri sebentar di depan pintu ruang kerjaku untuk menarik nafasku sebelum mengetuk pintu. Tak lama kemudian ku dengar suaranya yang menyuruhku masuk. Aku tersenyum mendengarnya. Ku raih gagang pintu tersebut dengan pasti dan melangkah masuk. Saat aku berbalik setelah menutup pintu kembali, aku sedikit terkejut karena kehadiran seorang wanita yang tidak ku kenal. Ya, aku tidak pernah melihat wanita ini sebelumnya. Lagi pula aku tidak bisa melihat wajahnya karena posisinya yang membelakangiku.

Dia duduk di atas meja kerja Siwon oppa sehingga membuat pandanganku sedikit terhalang untuk melihat wajah Siwon oppa. Sesungguhnya hatiku saat ini sedang berdebar dengan kencang entah karena apa. Apakah karena kehadiran wanita asing ini? Ya, aku rasa begitu. Bagaimana mungkin wanita ini bisa bersikap seperti itu dengan Siwon oppa? Apa hubungan mereka?

TBC

Diproteksi: NIGHTMARE OF MY LIFE PART 7 (protected : NC-16)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

FINALLY! (Thanks to Guardian in The World)

Hello everybody!!! Nih ff baruku… Ini drabble yah… ceritanya bersambung tapi gak urut a.k.a acak-acakkan. Maklum, ini ide sepintas. Ini adalah ff yang sejenis sama The First Feeling-Mine-Just for You.

Oke! Langsung aja… Here wo go!!! ^^ 

§FINALLY§ Lagi

NIGHTMARE OF MY LIFE PART 6

noml

              TITLE                      : NIGHTMARE OF MY LIFE

AUTHOR              : SOOWONESTER

CAST                      : – Choi Sooyoung

– Choi Siwon

OTHER CAST :     – Kwon yuri

– Victoria Song

– Im Yoona

– Amber

– Lee Donghae, etc.

GENRE  : Romance, Sad, Life.

RATED   : ALL AGES

Ps                           : Semua cerita yang ku tulis, semuanya ku dedikasikan untuk para Guardian yang sudi untuk membacanya. Saya berharap dengan tulisan ini, Guardian makin menjamur, sehingga semakin banyak orang2 yang mendo’akan Soowon supaya cepet real 🙂 😉 Amiin.

Lagi

Previous Older Entries